Breaking News

TERIMA PEMBINAAN LANJUTAN, BEBERAPA KEPALA PUSKESMAS DAN UPT DIKNAS PENUHI PANGGILAN BKD

BKD.Bondowoso.Info. Kegiatan Tim Gabungan Pengawas dan penegakan displin Kabupaten Bondowoso berlanjut pada klarifikasi dan pembinaan secara langsung kepada jajaran pejabat/ pimpinan unit sasaran sidak. Lebih dari 20 pejabat pimpinan UPT Dinas Pendidikan dan Puskesmas dikumpulkan di ruang Antapura Nayaka Wibawa untuk diklarifikasi dengan hasil temuan tim gabungan dan  menerima pembinaan secara langsung dari kepala BKD dan kepala SKPD masing- masing. (Kamis, 08/12)

Seperti diberitakan sebelumnya bahwa  di tahun 2016, Sekretaris daerah Kabupaten Bondowoso (Drs. H. Hidayat,.Msi) atas beberapa masukan  telah memberikan perintah kepada BKD Bondowoso untuk membentuk tim gabungan pengawas dan penegakan disiplin. Selanjutnya pada tahun ini juga ada surat perintah sekretaris daerah untuk melakukan kegiatan inspeksi mendadak  dengan sasaran satuan kerja perangkat daerah (SKPD) sampai unit terbawah.

Sebagai tindak lanjut dari kegiatan tersebut tim gabungan pengawasan dan penegakan disiplin mulai bekerja pada pertengahan tahun, selanjutnya setelah ter anggarkan di APBD perubahan tim bergerak cepat melakukan sidak ke beberapa dinas, kantor, puskesmas, UPT diknas dan kelurahan.

Sepanjang empat kali sidak pada sasaran berbeda, tim menemukan aneka pelanggaran disiplin. Jenis pelanggaran terbanyak adalah pelanggaran terhadap ketentuan jam dinas dan  pelaksanaan apel pagi yang terlambat atau sama sekali tidak dilaksanakan.

Di  awal desember tim gabungan juga menyasar PNS yang melakukan pelanggaran jam dinas di tempat keramaian. Pasar induk Bondowoso, Pecinan, Jl. RE. Martadinata, A. Yani dan beberapa  lokasi favorit yang biasa menjadi tongkrongan PNS nakal menjadi sasaran selanjutnya.

“Terhadap belasan PNS yang  terjaring dalam sidak di jalanan dan tempat umum juga akan dilakukan pemanggilan dan pembinaan secara khusus agar tidak lagi mengulangi perbuatan yang sama,”terang Wawan Setiawan.

Sementara itu dalam acara pembinaan di aula Antapura Nayaka Wibawa kepala BKD menyampaikan bahwa tindakan pemanggilan kepala Puskesmas dan Kepala UPTD  adalah merupakan bagian dari upaya membangun komitmen bersama untuk melakukan perbaikan menyeluruh terhadap manajemen sumber daya manusia yang ada. Sehingga amanah UU ASN dapat dilaksanakan sebaik- baiknya.

Mendapatkan kesempatan memberikan arahan, kepala dinas kesehatan (dr. Mohammad Imron M.Mkes) mengajak seluruh kepala Puskesmas untuk menjadi contoh dan teladan yang baik bagi seluruh jajaran di bawahnya. Kepala dinas yang terkenal aktif memberikan respon di sosial media ini juga menyampaikan bahwa pembinaan lanjutan akan dilakukan oleh dinas kesehatan dengan cara mengunjugi Puskesmas secara bergiliran.

Sementara itu perwakilan dari dinas pendidikan (Drs. Putut Rijatmiko,MM) juga memberikan wawasan tentang banyaknya perubahan regulasi yang harus terus dicermati oleh para pemangku kepentingan di dunia pendidikan. “ Sekarang ini masa  transisi, banyak sekali peraturan yang berubah dengan cepat, oleh karena itu kepada semua kepala UPT saya himbau untuk terus belajar agar tidak ketinggalan,” ujar Putut.

“Forum ini bukan ajang untuk menyalahkan pimpinan unit kerja ataupun untuk membela diri, marilah kita jadikan  momentum ini untuk berbenah dan saling mengingatkan,” pungkas kepala BKD sebelum menutup acara pembinaan.(Munir-BKD)

About munir

Lihat Juga

Verifikasi Berkas Dupak Diikuti 356 Pemangku Jabatan Fungsional

bkd.bondowosokab.go.id  Sebanyak 356 pemangku jabatan fungsional mengikuti kegiatan penilaian kinerja berupa verifikasi berkas kelengkapan Dupak …