SOAL PENGISIAN JABATAN TINGGI, BKD TIMBA ILMU KE LUMAJANG

Bkd-Bondowoso-Inka, Menghadapi dinamika pemerintahan yang begitu cepat, segala upaya untuk meningkatkan kualitas sumber daya aparatur negara telah dilakukan oleh pemerintah. Salah satu diantaranya adalah dengan diterbitkannya UU No. 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara. Pada salah satu pasal dalam UU tersebut, disebutkan bahwa rekrutmen jabatan pimpinan tinggi pratama harus dilakukan secara kompetitif dan terbuka bagi seluruh pegawai yang memenuhi syarat seperti yang diatur dalam pasal 108 ayat 3 dan 4.(UU ASN red)

Tindak lanjut dari pasal tersebut di atas adalah diterbitkannya Permenpan dan RB No. 13 Tahun 2014 tentang Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Secara Terbuka di Lingkungan Instansi Pemerintah. Konsekuensinya, sejak ditetapkannya kedua aturan perundang-undangan tersebut, seluruh instansi pemerintah yang hendak melaksanakan pengisian maupun penggeseran jabatan pimpinan tinggi pratama wajib hukumnya berpedoman kepada mekanisme yang telah ditentukan oleh Kementerian PAN dan RB.

Pemerintah Kabupaten Bondowoso melalui BKD menyambut baik hal ini. Dalam rangka memenuhi kebutuhan dua jabatan pimpinan tinggi pratama yang akan segera kosong kerena Batas Usia Pensiun (BUP), Pemkab Bondowoso berencana untuk mengadakan sistem seleksi dengan metode open bidding (seleksi terbuka). Mengingat ini merupakan pengalaman pertama, hari ini (Kamis, 16 April 2015) BKD Bondowoso segera meluangkan waktu untuk studi banding ke BKD Kabupaten Lumajang yang telah terlebih dahulu memulai untuk melaksanakan kegiatan serupa.

Pagi, selepas apel rombongan yang terdiri dari kepala BKD (Wawan Setiawan,.SH,.MH), didampingi oleh Sekretaris Badan dan 4 Kepala Bidang bertolak menuju Lumajang. Kedatangan rombongan disambut baik oleh jajaran pimpinan BKD Lumajang.
Dengan bekal konsultasi yang telah dilakukan beberapa kali oleh BKD Kabupaten Lumajang ke Pemerintah Pusat, kemudian terjadi sharing tentang aneka persoalan seputar pembentukan panitia seleksi (pansel) jabatan pimpinan tinggi pratama.

Drs. Suprapto selaku kepala BKD Lumajang panjang lebar memberikan penjelasan detil mulai dari proses persiapan pembentukan pansel, tahapan-tahapan pelaksanaan kegiatan seleksi, proses kerjasama dengan tim assessment center, hingga pada mekanisme pengumuman calon pejabat pimpinan tinggi pratama yang siap untuk diajukan kepada Bupati.
Setelah berlangsung kurang lebih 2 (dua) jam, tanya jawab pun usai. “Terimakasih banyak Pak, “ ungkap kepala BKD Bondowoso mengakhiri diskusi panjang hari ini.

Untuk selanjutnya, kedua belah pihak sepakat bahwa kegiatan studi banding dan sharing ilmu semacam ini perlu terus dikembangkan untuk mempercepat pertukaran informasi dan ilmu lintas daerah. Bukan hanya sekedar dapat berbagi ilmu, kegiatan seperti ini juga dapat mempererat tali silaturahmi antar pemerintah kabupaten di Provinsi Jawa Timur. (Ahmad Oktabri W. – Pewarta BKD)

About munir

Lihat Juga

BERITA FOTO : PAWAI PEMBANGUNAN 2018, BKD BONDOWOSO TURUN DENGAN FORMASI KEBHINNEKAAN

bkd.bondowosokab.go.id. Dalam rangka memperingati hari ulang tahun kemerdekaan republik Indonesia yang ke 73 dan Hari …