Breaking News

SINGGAH DI BONDOWOSO, YUDDY DORONG PENINGKATAN KINERJA BIROKRASI

BKD.Bondowoso.Info. Audiensi Menpan RB Yuddy Chrisnandi dengan jajaran ASN Bondowoso berlangsung Rabu (13/01) di pendopo Bupati Bondowoso. Didampingi oleh beberapa pejabat di lingkungan menpan RB Yuddy memasuki pandopo sekitar pukul 13.00 WIB. Pendopo bupati tampak sesak dipenuhi oleh jajaran ASN kabupaten Bondowoso, turut hadir pula wakil bupati, hampir seluruh pejabat dan forum komunikasi pimpinan daerah.


Bupati Bondowoso (Drs. Amin Sa’id Husni) dalam sambutan pembukaan menyampaikan beberapa informasi penting tentang keadaan umum kabupaten Bondowoso. Diantaranya Rasio jumlah pegawai yang masih jauh dari cukup, sehingga pada tahun 2016 ini pemerintah kabupaten Bondowoso mengusulkan formasi kebutuhan pegawai sebanyak 4.163 yang terdiri dari tenaga pendidik, tenaga kesehatan dan tenaga teknis. Kesempatan ini juga dimanfaatkan oleh bupati untuk menyampaikan informasi tentang keberadaan ratusan sisa tenaga honorer K2 yang masih belum jelas nasibnya.

Menpan RB Yuddy Chrisnandi menyampaikan apresiasinya terhdap kinerja pemerintah daerah Bondowoso. “ Tahun 2014 kinerja Pemkab mendapat opini WDP, kini di tahun 2015 predikat WTP kembali disematkan kepada Pemkab Bondowoso,” sebut Yuddy mengawali pidatonya.

Dalam kesempatan audiensi kali ini menpan RB banyak menyampaikan hal yang normatif tentang reformasi birokrasi dan segala konsekuensinya. “Saya berharap ada kesadaran bersama bagi ASN untuk senantiasa bekerja keras terlebih setelah kita memasuki MEA 2016, karena kita dituntut untuk bersaing dengan 550 juta penduduk Asean,” paparnya.

Yuddy juga mendorong ASN untuk meningkatkan kapasitas dengan cara mengambil setiap kesempatan dan peluang yang disediakan oleh pemerintah. Salah satunnya adalah kesempatan mengikuti berbagai pendidikan dan pelatihan bekerja sama dengan lembaga administrasi negara (LAN) dan LPDP (Lembaga Pengelolaan Dana Pendidikan)

“Pemberlakuan UU ASN memberikan kesempatan yang lebih luas bagi ASN untuk berkarir. Pada jenjang jabatan tertentu akan diberlakukan open bidding secara nasional, setiap daerah akan diberlakukan rotasi antar daerah karena pada hakikatnya ASN juga berfungsi sebagai perekat persatuan bangsa,” tukas Yuddy manambahkan.

Pada kesempatan ini Menpan juga menjelaskan bahwa sekarang tengah dilakukan analisis beban kerja dan kebutuhan pegawai. Oleh karena itu sampai saat ini moraturium masih terus diberkakukan. “Masih ada 135 kabupaten /kota yang belanja pegawainya melampaui angka 55%, oleh karena itu sekarang masih dilakukan simulasi belanja pegawai dan analisis beban kerja. Rasionalisasi jumlah pegawai akan dilakukan secepatnya, “ tegas Yuddy.

Kunjungan singkat menpan RB diakhiri dengan saling bertukar tali asih dengan bupati Bondowoso sebelum melanjutkan perjalanan ke Situbondo dan Banyuwangi. (Munir – BKD Bondowoso)

About munir

Lihat Juga

MENUJU LAYANAN TERPADU SATU PINTU BKD DORONG PENINGKATAN KUALITAS LAYANAN PUBLIK

bkd.bondowosokab.go.id. Peningkatan kualitas layanan publik menjadi masih menjadi corcern dan perhatian utama BKD Bondowoso. Setelah …