SIAP SIDAK 2015

BKD-Bondowoso-Inka. Rapat kordinasi persiapan inspeksi kehadiran pegawai negeri sipil tahun 2015 dilaksanakan di aula BKD Bondowoso (13/07/2015). Rapat dihadiri oleh semua unsur yang biasa terlibat dalam kegiatan rutin tahunan ( BKD Bondowoso, Inspektorat dan Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Bondowoso)
Dalam sambutan membuka acara, Wawan Setiawan,.SH,.MH (Kepala BKD) mengingatkan pentingnya urgensi dimaksud sebagai salah satu upaya pembinaan sekaligus penegakan disiplin pegawai. Adapun dasar dari dilaksanakannya kegiatan rutin ini adalah Undang – undang Nomor 5 Tahun 2015 dan Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2015 tentang disiplin Pegawai.

Inspeksi presensi (Sidak) pasca cuti lebaran kali ini menyasar 52 satuan kerja dan dibagi menjadi 4 wilayah (SKPD dan Kecamatan dalam Kota dan 3 wilayah kecamatan se wilayah kabupaten Bondowoso). Petugas sidak terdiri dari 166 personil yang terdiri dari 60 orang personil BKD, 30 orang dari unsur Inspektorat dan 20 dari Satpol PP Kabupaten Bondowoso serta 11 koordinator yang terdiri dari pejabat eselon 2 dan 3.
Kepala BKD menyampaikan bahwa hasil dari sidak kali ini juga akan ditindaklanjuti secara konsekwen dengan langkah dan tindakan sesuai dengan peraturan perundang undangan yang berlaku. Pada kesempatan yang sama kepala BKD juga menyampaikan bahwa bukan tidak mungkin pada saat dilakukan inspeksi juga dijumpai aneka pelanggaran yang lebih parah dari temuan yang kerap terjadi selama ini.
Dalam kesempatan ini kepala BKD juga memaparkan seputar perubahan paradigma yang bakal terjadi pasca munculnya UU ASN. Beberapa perubahan mendasar antara lain yang terkait dengan prosedur pengisian jabatan pimpinan tinggi dan jabatan administrasi.

“ Semua pengisian jabatan akan melalui proses assasmen melalui panitia dengan sistem seleksi terbuka, dengan mempertimbangkan kompetensi, kemampuan manajerial dan rekam jejak, sehingga proses rekrutmen betul- betul menghasilkan pejabat yang mumpuni dan berkualitas,” pungkas Wawan Setiawan. “ Jangan sampai terjadi seorang pejabat yang baru diangkat – kemudian tidak paham tugas pokok dan fungsinya, “ paparnya panjang lebar.

Disampaikan juga bahwa dalam waktu dekat akan dilaksanakan kegiatan monitoring yang lebih ketat terhadap proses kanaikan pangkat jabatan fungsional, mengingat kenaikan pangkat lebih merupakan reward/ pengghargaan dari Pemerintah dari pada sebagai hak seorang aparatur sipil negara. (M. Munir – Pewarta BKD)

About munir

Lihat Juga

BIDAN EKS PTT KEMENKES MENJADI PESERTA PEMBEKALAN HARI KE DUA

bkd.bondowosokab.go.id. Pembekalan bagi PNS yang akan diambil sumpah memasuki hari ke dua (13/11). Masih di …