SEKDA AJAK KORPRI BUKTIKAN BISA PROFESIONAL DAN NETRAL

bkd.bondowosokab.go.id. Hari ini rangkaian HUT Korpri ke 46 terus berlanjut (Rabu, 20 Desember 2017). Tiba giliran kecamatan Bondowoso,Tenggarang dan Wonosari  yang menjadi tuan  rumah. Kali ini acara berlangsung di Aula Balai Latihan Kerja milik Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja.

Baca Juga : Giliran Maesan…

Tampak hadir mendampingi sekretaris daerah antara lain asisten, kepala BKD, kepala badan pengelolaan keuangan dan aset, kepala dinas Pendidikan dan para camat yang menjadi tuan rumah acara. Sedangkan tiga tamu istimewa yang konsisten hadir antara lain Bupati Bondowoso selaku Pembina Korpri, ketua DPRD selaku representasi mitra kerja eksekutif dan nara sumber utama acara pengajian yakni KH. Abdul Qodir Syam yang juga petinggi PCNU Kabupaten Bondowoso.

Memberikan laporan kegiatan, ketua dewan pengurus memaparkan bahwa acara hari ini adalah merupakan agenda tahunan yang terus dilaksanakan dalam rangka memperingati hari ulang tahun Korpri yang ke 46. Sekda juga menjelaskan bahwa sejak bulan Nopember lalu serangkaian acara sudah dilaksanakan dan melibatkan seluruh anggota Korpri di wilayah kabupaten Bondowoso. Sekda juga menyebut bahwa kegiatan HUT mempunyai tujuan untuk memantapkan kebersamaan dan jiwa korsa sesama anggota, memompa semangat dalam menjalankan tugas dan meneguhkan profesionalisme dan netralitas.

“Jika ada pihak di luar sana yang menilai negatif…menganggap acara hari ini adalah panggung politik menjelang Pilkada serentak 2018…..marilah kita jawab bersama-sama…Bahwa korpri bisa menjunjung tinggi Netralitas…Bahwa korpri bisa bertindak professional dan menjadi pengayom di tengah masyarakat dan menjadi pendorong utama pembangunan, “ Ungkap Ketua Dewan Pengurus Korpri.

Sementara Bupati Bondowoso (Drs. H. Amin Said Husni) kembali mengajak semua anggota Korpri yang nota bene ASN untuk  meningkatkan kinerja. “ASN tidak cukup hanya bekerja, menjalankan rutinitas, tapi harus berkinerja dan berorientasi pada outcome yang dapat dirasakan hasilnya oleh masyarakat,”pungkasnya.

Bupati menyebut bahwa ke depan birokrasi akan semakin tersistem, “ Kita akan berjalan sesuai dengan sistem yang mengatur, meskipun tidak ada yang mengawasi, sistem akan terus berjalan,”Imbuhnya. Bupati juga mengatakan bahwa selain diatur oleh sistem, birokrasi akan diawasi oleh banyak pihak sehingga sebagai ASN harus menyikapinya  dengan cerdas dan berhati-hati.

Bupati juga menyampaikan bahwa kehadiran ketua DPRD dalam kegiatan Korpri adalah bentuk kekompakan dan keharmonisan yang telah lama terjalin, sehingga agenda pemerintahan  berjalan sesuai harapan. “Saya salut dan memberikan apresiasi kepada pak Dhafir, karena beliau ini sangat piawai memanage seluruh anggotanya,” ungkap Bupati.

Ketua DPRD yang didaulat memberikan sambutan mengajak semua ASN memahami posisinya sebagai aparatur birokrasi. “Jika ada yang mencurigai ini sebagai kegiatan politik, dijawab saja bahwa yang tidak boleh itu adalah mengikuti kegiatan kampanye, mengajak dan menggalang dukungan dan berpolitik praktis,” ujar ketua DPRD.

Sementara dilain sisi ASN mempunyai hak pilih yang dilindungi oleh undang-undang. Oleh karena itu Dhafir menghimbau ASN untuk menetukan pilihan dengan bijak tanpa paksaan. Dengan retorika pidato yang begitu piawai  ketua DPRD juga mengajak semua anggota Korpri untuk ikut andil dalam mewujudkan misi Bupati Bondowoso dalam mewujudkan masyarakat yang beriman, berdaya dan bermartabat.

Acara pengajian dan Sholawat hari ini ditutup dengan tausiyah seputar peran agama dan keimanan dalam lingkungan kerja ASN dan do’a penutup oleh KH. Abdul Qodir Syam. (Munir)

About munir

Lihat Juga

REGISTRASI FINGERPRINT SEGERA DIMULAI

bkd. bondowosokab.go.id. Registrasi PNS,  dengan mesin absensi elektronik segera dimulai.  Pasalnya implementasi rekam kehadiran berbasis …