Breaking News

RANGKAIAN HUT KORPRI – KEPALA BKD KEMBALI PAPARKAN POKOK-POKOK PIKIRAN ASN

BKD. BONDOWOSO.Info . Kamis (3/9/2015), Sosialisasi pembinaan jiwa korsa korpri berlanjut di Kecamatan Wonosari. Dalam sambutan pembukaan, Camat Wonosari menyampaikan ucapan terimakasih kepada ketua dan jajaran pengurus DPP korpri kabupaten kerena di tengah kesibukannya masih menyempatkan diri datang menemui pengurus dan anggota korpri di kecamatan wonosari.

Masih dalam rangkaian HUT korpri 2015 , ketua DPP korpri kembali meneguhkan jiwa korsa.
“Mari kita bagun semangat jiwa korsa, dengan tetap menjaga kebersamaan, meningkatkan disiplin dan terus belajar untuk meningkatkan kompetensi, “ ujar Sekretaris daerah dalam sambutannya.

Pada kesempatan yang sama, Sekda (Drs. H. Hdayat, Msi) menyampaikan banyak hal terutama tuntutan percepatan perubahan yang harus disikapi dengan kesiapan penuh pasca diundangkannya UU Nomor 4/2015 tentang ASN dan menyongsong diberlakukannya MEA 2016.

Beberapa paradigma dan perubahan mendasar yang terjadi mendapat perhatian utama untuk disikapi secara proporsianal oleh jajaran pengurus dan anggota korpri di wilayah kecamatan Wonosari.

Soal disiplin pegawai, upaya- upaya peningkatan kapasitas,kompetensi dan profesionalisme sumberdaya manusia ASN menjadi beberapa hal yang mendapat atensi penuh dari dari ketua DPP korpri.

Memasuki sesi ke dua, kepala BKD (Wawan Setiawan, SH,MH) memaparkan tentang latar belakang lahirnya UU-ASN. Pandangan umum masyarakat tentang birokrasi yang lamban, rumit dan bertele-tele ikut mendorong percepatan lahirnya UU-ASN.

Pada kesempatan yang sama kepala BKD juga menyampaikan perbedaan mendasar antara UU pokok kepegawaian dengan UU-ASN.
“Untuk menjawab tantangan ke depan, atas se ijin pak sekda selaku ketua tim anggaran, dalam waktu dekat kami akan melaksanakan kegiatan assasmen dan uji kompetensi terhadap semua ASN yang menduduki jabatan tertentu, “ pungkas kepala BKD

Diungkapkan pula bahwa sampai saat ini terdapat kurang lebih 400 staf yg mendapat tugas tambahan mengajar di sekolah dan selama ini menjadi persoalan serius. – “Terhadap yang bersangkutan secara bertahap sudah dikumpulkan dan Alhamdulillah sudah terbagun persepsi yg sama dan pengertian untuk bersama –sama menjadi bagian dalam menyelesaikan masalah,” papar kepala BKD.

Pola penyelesaian yang dimaksud antara lain, bagi mereka yang usianya sudah di atas 50 tahun, dimutasi menjadi staf dan mengisi kekurangan personil di SKPD lain, yang umurnya masih muda dan menempuh pendidikan lanjutan linier, ditunggu sampai lulus dan tetap mengajar, bagi yang sudah berijazah sarjana tapi tidak linier dimutasikan ke sokolah yang membutuhkan pada tingkat SMP, SMA atau SMK sedangkan bagi guru yang sudah berijazah linier nantinya akan difugsionalkan melalui mekanisme penyesuaian ijazah.

Penjelasan komprehensif tentang paradigma baru UU-ASN secara sangat detil dipaparkan oleh kepala BKD, termasuk rencana seleksi terbuka jabatan tinggi dan kegiatan yang segera akan berjalan sebagai tuntutan pemberlakuan UU – ASN secara penuh yang mengarah pada peningkatan kompetensi, akuntability, integritas. Dua kegiatan yang segera akan meluncur antara lain assesmen jabatan struktural dan evaluasi kinerja jabatan fungsional melalui kegiatan monitoring.

“Semua sekarang berbasis kompetensi, saya himbau kepada semua pegawai untuk senantiasa belajar dan bekerja dengan baik karena pada setiap jenjang karir akan diuji kompetensi, integritas dan akan ditelusuri rekam jejaknya. Siapa yg memiliki kinerja baik maka akan memiliki peluang untuk mendapatkan karir yang lebih baik dan penghasilan yg lebih besar,” ungkap kepala BKD yang tampak begitu menguasai persoalan ASN.


Penyerahan hadiah Tabungan dari BPD Jatim- red


Penyerahan hadiah souvenir dari BPD Jatim- red

Pada sesi terakhir, ketua lembaga konsultasi dan bantuan hukum (LKBH) yang sudah dibentuk atas prakarsa ketua DPP korpri memberikan wawasan tentang tujuan peran dan fungsi LKBH ke depan. Achmat Prajitno, SH,MH selaku ketua, menghimbau kepada seluruh PNS agar tidak segan berkonsultasi apabila menemui persoalan hukum dalam menjalankan tugas.
Sesi penutup kembali dimeriahkan dengan undian berhadiah souvenir dan dua hadiah utama berupa tabungan sebesar rp. 250.000 bagi peserta yang beruntung dan dapat menjawab pertanyaan yang diajukan oleh nara sumber. (Munir- Pewarta BKD)

About munir

Lihat Juga

PLT. SEKDA PIMPIN MONITORING TINGKAT KEHADIRAN PNS PASCA LIBUR HARI RAYA 2018

bkd.bondowosokab.go.id. Monitoring tingkat kehadiran pegawai negeri sipil (PNS) di kabupaten Bondowoso hari ini berlangsung serentak. …