PKL Diklat Manajemen Pemdes ke Kabupaten Lumajang

BKD-Inka, Hari ini, Selasa (28 April 2015), rangkaian kegiatan Diklat Manajemen Pemerintahan Desa memasuki fase akhir. Salah satu agenda dari Diklat ini adalah melaksaknakan Praktek Kerja Lapangan (PKL) ke desa yang dapat dijadikan panutan dalam hal pengelolaan tata pemerintahannya. Untuk tahun ini, Desa Karanganom-Kecamatan Pasrujambe, Kabupaten Lumajang, menjadi desa yang terpilih untuk dijadikan objek observasi lapangan. Tepat pukul 06.15, bus rombongan Diklat Manajemen Pemerintahan Desa Kabupaten Bondowoso bertolak menuju Kabupaten Lumajang. Turut serta dalam rombongan : Kabid Pengembangan dan Diklat (mewakili Kepala BKD), Kasubid Diklat, 5 orang staf BKD, serta 40 orang Sekretaris Desa Peserta Diklat.

Arus lalu lintas yang tidak begitu padat memperlancar perjalanan rombongan ke tempat observasi. Pukul 08.30 rombongan tiba di Kantor Diklat Kabupaten Lumajang yang diterima langsung oleh Kepala Kantor Diklat (Bapak Wachid) dan jajarannya. Acara yang dikemas sederhana itu turut dihadiri oleh perwakilan dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Bagian Pemerintahan Kabupaten Lumajang. Setelah mendapat beberapa gambaran mengenai informasi umum Kabupaten Lumajang, rombongan pun bergegas menuju lokus observasi yang letaknya tak lebih dari 20 km dari pusat kota.
Menyandang predikat sebagai desa paling tertib dalam pelunasan PBB, desa tertib administrasi pemerintahan, dan beberapa kali mendapatkan penghargaan di bidang keamanan dari Polres Lumajang, adalah beberapa alasan mengapa Desa Karanganom menjadi tempat pilihan Pemerintah Kabupaten Bondowoso untuk menimba ilmu. Prestasi itu selaras dengan apa yang dijumpai rombongan di lapangan, balai desa yang cukup megah, suasana desa yang asri, serta aparat pemerintah desa yang sangat ramah, menyambut kedatangan rombongan dari Bondowoso. Penerimaan kunjungan itu juga dihadiri oleh unsur Muspika Pasrujambe seperti Camat, Danramil dan Kapolsek.
Suasana semakin cair dan akrab ketika Bapak Subakar, Kepala Desa Karanganom, mempersilakan 40 orang Sekdes untuk meninjau beberapa ruangan balai desa dan melakukan tanya jawab bersama aparat desa yang siap melayani berbagai pertanyaan dari tamunya guna menimba beberapa ilmu tentang pemerintahan desa. Para Sekdes pun sangat antusias dalam memanfaatkan kesempatan ini, mereka mulai merapat ke Sekretaris Desa, beberapa kaur, dan juga perangkat Desa Karanganom lainnya. Dialog pun terjadi, tanya-jawab seputar administrasi pemerintahan desa dan kiat-kiat untuk membuat desa lebih maju menjadi dua topik utama yang ingin diketahui lebih jauh oleh para peserta diklat. Tak ketinggalan Kepala Desa Karanganom juga turut memberikan penjelasan seputar desa yang ia pimpin, beliau memberikan berbagai macam tips tentang cara untuk membuat Ketua RT, RW, bahkan seluruh warganya untuk ikut berpartisipasi aktif dalam membangun desa.

Setelah dirasa cukup untuk menimba beberapa ilmu, rombongan dijamu makan siang khas Desa Karanganom. Ramah tamah dengan menu makanan yang sederhana semakin menambah keakraban rombongan dengan seluruh perangkat desa. Lepas shalat Dzuhur, seluruh rangkaian kegiatan PKL di Kabupaten Lumajang pun usai. Rombongan peserta diklat bergegas untuk pamit dan kembali ke Bondowoso. Bapak Sholikin selaku ketua rombongan memimpin 40 orang Sekdes untuk pamit dan berterimakasih kepada pihak tuan rumah yang telah menyambut tamunya dengan sangat baik.
“Terimakasih atas penyambutan tuan rumah yang sangat luar biasa, mudah-mudahan silaturahmi ini bisa terus berlanjut untuk kegiatan-kegiatan berikutnya”, tutupnya mengakhiri kegiatan observasi. (Ahmad Oktabri W. – Pewarta BKD)

About munir

Lihat Juga

UPDATE DATA SIMPEG DAN BEZZETING, BKD UNDANG SELURUH OPERATOR OPD

bkd.bondowosokab.go.id. Data seluruh ASN Bondowoso dalam Sistem Informasi Kepegawaian (SIMPEG) harus selalu dimutakhirkan, disesuaikan keadaan …