PENUHI KEBUTUHAN TENAGA AHLI BARANG DAN JASA, DIKLAT KEMBALI DI GELAR

bkd.bondowosokab.go.id. Kekurangan tenagan ahli pengadaan barang dan jasa menjadi persoalan cukup pelik di kabupaten Bondowoso. Oleh karena itu pelatihan dan ujian Sertifikasi Keahlian Tingkat Dasar Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah Kabupaten Bondowoso menjadi penting untuk dilaksanakan. Tahun 2018 diklat barang dan jasa kembali digelar. Kali ini jumlah peserta dari hampir semua organisasi perangkat daerah (OPD) sebanyak 80 orang.

Informasi yang didapat dari panitia (Bidang Diklat BKD Bondowoso) menjelaskan bahwa Diklat kali ini berbeda dari tahun – tahun sebelumnya. Dari sisi pendaftaran lebih tertib dan dilakukan secara online. Dari sisi pelaksanaan diklat kali ini di bagi menjadi  dua angkatan dengan jumlah masing-masing peserta sebanyak 40 orang.

“ Diklat dibagi menjadi dua angkatan dengan jumlah per angkatan sebanyak 40 orang saja, dengan demikian diharapkan lebih efektif dan tingkat kelulusan lebih besar,” tutur Jeny, salah satu panitia.

Dalam laporannya, Sekretaris BKD (Drs. Apil Sukarwan) memaparkan bahwa Diklat akan dilaksanakan di UPT.Balai Latihan Kerja Industri Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja, Tenggarang , Kabupaten Bondowoso.

Apil juga menjelaskan bahwa maksud dan tujuan dilaksanakannya Diklat antara lain memahami Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2018 Tentang Pengadaan Barang/Jasa, dapat melaksanakan pengadaan barang/jasa pemerintah secara benar,meningkatkan Kompetensi PNS dalam Pengadaan Barang/Jasa.dan pada akhirnya mendapatkan sertifikat ahli pengadaan barang/ jasa pemerintah dari LKPP untuk memenuhi kekurangan tenaga ahli yang ada.

Diklat pengadaan barang dan jasa tahun ini dilaksanakan dalam dua gelombang yakni mulai Senin – Kamis (5-8 Nopember) dan angkatan ke 2 hari Rabu- Sabtu (21-24 Nopember). Sedangkan ujian akan dilaksanakan pada 1 Desember 2018 di Aula SMKN 1 Bondowoso.

Kepala Bidang Diklat (I Nengah Suwanda, S.Sos) menjelaskan bahwa metode pembelajaran menggunakan pendekatan Andragogi Learning. “Peserta diperlakukan sebagai orang dewasa, mensyaratkan keterlibatan aktif dari setiap peserta melalui komunikasi dua arah sehingga memberikan kesempatan kepada peserta untuk menyumbagkan pikiran dan pengalamannya,” Ungkap Suwanda

(Munir- Humas BKD)

 

About munir

Lihat Juga

Jelang Ujian Penyesuaian Ijazah, Kepala BKD Berikan Pengarahan

bkd.bondowosokab.go.id  Ujian Penyesuaian Ijazah adalah syarat bagi ASN yang memiliki dan memperoleh ijazah sesuai dengan …