PENGAJIAN DAN SHOLAWAT DI KECAMATAN KLABANG – KEGIATAN PAMUNGKAS HUT KORPRI 2017

bkd.bondowosokab.go.id. Rangkaian kegiatan HUT Korpri ke 46 tahun 2017 berakhir sudah. Kecamatan Klabang, Tapen, Cermee, Botolinggo dan Prajekan menjadi tuan rumah terakhir kegiatan pengajian dan Sholawat. (21 Desember 2017).

Dihadiri oleh Bupati, ketua DPRD dan nara sumber utama KH. Abdul Qodir Syam sebagai ketua PCNU Kabupaten Bondowoso.

Kegiatan pengajian berlangsung di Balai Pertanian Besuk kecamatan Klabang dan dihadiri oleh ratusan  undangan yang terdiri dari pengurus dan anggota Korpri di lima wilayah kerja kecamatan.

Tampak hadir mendampingi Sekretaris Daerah selaku ketua Dewan Pengurus Korpri kabupaten Bondowoso antara lain, Asisten,  kepala dinas pendapatan dan keuangan, kepala dinas Pendidikan, kepala dinas pertanian, kepala badan kepegawaian daerah dan  lima orang camat tuan rumah.

Dalam laporannya kembali Sekda menegaskan bahwa anggota Korpri harus bisa menjaga netralitas, mengasah kompetensi dan profesionalisme serta menjadi penggerak utama pembangunan kabupaten Bondowoso.

“Seluruh tugas yang kita laksanakan harus berorientasi pada outcame….harus ada parameter….yaitu sejauh mana pekerjaan yang kita laksanakan dapat benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat…,” papar sekda.

Kinerja menjadi kata kunci dan tuntutan utama perbaikan birokrasi dan wajib terus didorong sebagai jawaban atas kritik yang disampaikan oleh Bupati Bondowoso dalam berbagai kesempatan memberikan arahan.

Sekalipun dalam kurun waktu beberapa tahun Pemerintah Kabupaten Bondowoso mencapai beberapa raihan prestasi yang membanggakan, sekda menegaskan bahwa jajaran Korpri sebagai tulang punggung birokrasi  harus terus berlari mengejar berbagai ketertinggalan dari kabupaten lain. “Masih banyak PR, masih banyak yang harus dibenahi,” Imbuhnya

Memberikan sambutan selaku pembina Korpri, Bupati Bondowoso kembali menekankan pentingnya kinerja, “Segala sesuatu harus diukur dampaknya terhadap masyarakat, tugas dan pekerjaan bisa dianggap berhasil jika berdampak nyata terhadap masyarakat,”pungkas Bupati

Bupati juga menghimbau agar kegiatan HUT Korpri seperti ini dapat dijadikan momentum untuk introspeksi dan evaluasi diri agar seluruh anggota Korpri tidak menjadi manusia yang merugi.

“Saya mungkin tidak akan mencapai obsesi, mengantarkan kabupaten Bondowoso mencapai puncak prestasi, namun setidaknya sudah ada fondasi yang bisa dijadikan landasan bagi penerus saya untuk bisa berlari lebih cepat,” ujar Bupati Amin.

Di akhir arahannya Bupati memanfaatkan kesempatan ini sebagai forum untuk undur diri menjelang akhir masa jabatannya kurang dari satu tahun mendatang. “Di ulang tahun Korpri ke 47 mendatang, yang berdiri di podium ini bukan saya lagi, oleh karena itu sepanjang kebersamaan hampir sepuluh tahun ini, saya mengucapkan terimakasih atas dedikasi dan dukungannya bersama saya menjalankan pemerintahan dan manakala ada khilaf, saya mohon maaf yang sebesar-besarnya,” ungkap Bupati menutup pidatonya.

Sementara ketua DPRD, kembali mengajak agar ASN dapat memposisikan diri dengan baik terutama menjelang Pilkada tahun depan. “Jangan berpolitik praktis,karena itu dilarang dan diancam dengan hukuman tegas,”tutur orang yang lebih familiar dengan sebutan pak ketua.  Namun H. Dhafir juga menegaskan bahwa ASN mempunyai hak pilih yang harus disalurkan tanpa paksaan sesuai dengan hati nurani.

Menjawab berbagai kritikan dan kecurigaan terhadap adanya penggalangan dukungan, pak ketua menjelaskan bahwa orang yang berpandangan demikian tidak melihat track record kebersamaan legislatif dan eksekutif ke belakang. Beliau memaparkan bahwa kebersamaan seperti ini bahkan sudah  lama dilakukan jauh sejak sebelum Bupati yang sekarang menjabat. “Lagi pula kehadiran saya disini juga merupakan amanat undang-undang yang mengamanatkan ketua DPRD untuk memasyarakatkan produk legislasi yang sudah dilakukan,” pungkas ketua DPRD.

Sebagai narasumber penutup, ketua tanfidziyah PCNU Kabupaten Bondowoso, KH. Abdul Qodir Syam mengupas pentingnya ASN untuk meneladani Rasulullah Nabi Mohammad SAW. “Terdapat uswatun hasanah dalam kehidupan dan prilaku Nabi Muhammad, barang siapa berpegang pada contoh dan perilaku Nabi Muhammad, di dunia akan menjadi manusia yang lurus dan di akhirat akan mendapatkan tempat yang istimewa, “ paparnya.

Pengajian dan sholawat berjalan lancar dan  berakhir menjelang tengah hari, seluruh anggota Korpri kembali ke tempat tugas dan kembali beraktivitas seperti sedia kala. (Munir)

About munir

Lihat Juga

BERITA FOTO : PAWAI PEMBANGUNAN 2018, BKD BONDOWOSO TURUN DENGAN FORMASI KEBHINNEKAAN

bkd.bondowosokab.go.id. Dalam rangka memperingati hari ulang tahun kemerdekaan republik Indonesia yang ke 73 dan Hari …