KUMPULKAN PARA CAMAT, BKD SELESAIKAN POTENSI PERSOALAN IMPLEMENTASI ABSENSI ELEKTRONIK

bkd.bondowosokab.go.id. Implementasi fingerprint bagi hampir semua PNS di lingkungan pemerintah kabupaten Bondowoso resmi berlaku sejak Januari 2018. Kendati demikian ternyata masih banyak persoalan yang muncul di lapangan. Beberapa persoalan yang muncul antara lain adalah penerapan rekam absensi bagi PNS yang jarak antara tempat kerja dan lokasi pemasangan mesin absensi terlalu jauh. Beberapa kecamatan tegas memberlakukan kewajiban rekam kehadiran bagi semua sekretaris desa (sekdes), namun beberapa diantaranya juga menghendaki fleksibilitas karena jaraknya yang terlalu jauh sehingga berimbas pada kinerja Sekdes.

Pertemuan ini dimaksudkan untuk meredam gejolak karena rekam kehadiran dianggap menyulitkan bagi mereka yang keberatan karena alasan jauh. Berlangsung diskusi konstruktif antara para camat untuk menghasilkan kebijakan yang akomodatif terhadap potensi persoalan yang muncul.

“Secara formal, kebijakan rekam dengan mesin absensi sudah berlaku, namun kita menghendaki implementasi fingerprint juga berkeadilan sehingga tidak mengganggu kinerja para sekdes,” ujar kepala BKD selaku pimpinan rapat  didampingi oleh Sekretaris dan Kepala Bidang Penilaian Kinerja dan Penghargaan Pegawai.

Diskusi berlangsung selama lebih dari dua jam dan menghasilkan beberapa kesimpulan diantaranya :

  • Terhadap para Sekdes tidak diwajibkan melaksanakan rekam kehadiran/fleksibel terutama bagi yang jaraknya terlalu jauh sehingga tidak memungkinkan melakukan rekam kehadiran di Kecamatan. Namun Camat tetap harus melakukan penilaian kinerja secara obyektif agar para Sekdes bertanggung jawab terhadap tugas pokok dan fungsinya;
  • Para Sekdes wajib melakukan apel pagi di Kecamatan setiap hari Senin atau sesuai dengan kebijakan Camat;
  • Untuk keperluan persyaratan pencairan TPP, para sekdes masih menggunakan absen manual dengan pengawasan melekat, diketahui oleh kepala desa dan setiap akhir bulan di serahkan ke kecamatan;
  • Tiap kecamatan wajib menjaga/memelihara perangkat dan stabilitas jaringan internet agar setiap saat dapat terhubung dengan server yang ada di BKD;
  • Mengkoordinasikan setiap persoalan finger print dengan petugas BKD Bondowoso.

Dengan demikian, kepala BKD mengharapkan semua potensi persoalan implementasi fingerprint dapat diselesaikan dengan baik. (Munir)

About munir

Lihat Juga

Jelang Ujian Penyesuaian Ijazah, Kepala BKD Berikan Pengarahan

bkd.bondowosokab.go.id  Ujian Penyesuaian Ijazah adalah syarat bagi ASN yang memiliki dan memperoleh ijazah sesuai dengan …