Breaking News

Kepala BKD Buka Sosialisasi Penghitungan dan Pengukuran Profesionalitas ASN

bkd.bondowosokab.go.id. Kepala Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Bondowoso (Wawan Setiawan, SH, MH) mewakili Sekretaris Daerah Kabupaten Bondowoso (Drs. Hidayat, M.Si) membuka secara resmi kegiatan Penghitungan dan Pengkuran Indeks Profesionalitas ASN di ruang Shaba Bina Praja II, Jum’at (22/9).

Kegiatan yang diselenggarakan Bidang Pengadaan dan Informasi Kepegawaian BKD Bondowoso diikuti oleh seluruh pejabat kepegawaian dan operator kepegawaian di seluruh Organisasi Perangkat Daerah Kabupaten Bondowoso.

Dalam laporannya, Kepala Bidang Pengadaan dan Informasi Kepegawaian BKD Bondowoso (Moh. Hasan Suryadi, SE, M.Si)  menyampaikan bahwa maksud  kegiatan ini untuk sosialisasi dan bimbingan teknis cara menghitung dan mengukur Indeks Profesionalitas ASN. Dibekali Buku Panduan dan File Presentasi serta Film Isian Indeks Profesionalitas ASN, diharapkan dalam 2 bulan ke depan seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bondowoso bisa diketahui Indeks Profesionalitasnya.

Sedangkan Kepala BKD Bondowoso (Wawan Setiawan, SH, MH) dalam arahannya menerangkan salah satu tujuan UU ASN No. 5 Tahun 2014 adalah membangun aparatur sipil negara yang profesional. “ASN sekarang menjadi profesi. Dan untuk melihat sampai sejauh mana ini tercapai maka perlu ditetapkan indikator tingkat profesional ASN,” terangnya.

Lebih lanjut, Kepala BKD menyampaikan 4 tolak ukur dalam menghitung Indeks Profesionalitas ASN. “Pertama, yang menjadi tolak ukur adalah kesesuaian antara syarat jabatan dan pejabat atau kompetensi ASN. Kompetensi merupakan seperangkat pengetahuan dan keterampilan yang mendukung penyelesaian tugas-tugas ASN. Kedua adalah Kinerja, dimana seorang pejabat harus memiliki kinerja sesuai dengan target yang telah ditentukan. Tolak ukur ketiga yakni kompensasi. Kompensasi menjadi satu persyaratan dalam mengukut tingkat profesionalitas lembaga. Setiap jenis pekerjaan akan memiliki tingkat kompensasi yang berbeda-beda bergantung pada resiko dan wilayah tempat dia bekerja. Dan yang terakhir adalah Disiplin. Mekanisme reward dan punishment harus berjalan efektif dalam suatu lembaga. “ pungkasnya.

Setelah kegiatan resmi dibuka oleh Kepala BKD Bondowoso, dilanjutkan dengan penjelasan teknis tata cara penghitungan dan pengukuran Indeks Profesionalitas ASN oleh Kepala Sub Bidang Informasi Kepegawaian (Mohammad Iwan Wahyudi, S.Si, M.Si)

Sebagai pedoman, berikut kami sertakan link seputar Penyusunan Indeks Profesionalitas ASN

File Pengukuran dan Penghitungan IPP BKD Bondowoso

File Presentasi IPP BKD Bondowoso

Buku IPP

About ahmad yulianto

Lihat Juga

PENEGAKAN DISIPLIN DALAM PELAKSANAAN CUTI BERSAMA PNS 2018

BERIKUT KAMI SAMPAIKAN SURAT EDARAN MENPAN-RB TENTANG PENEGAKAN DISIPLIN DALAM PELAKSANAAN CUTI BERSAMA PNS 2018 …