Breaking News

KEJAR TARGET KINERJA BIDANG PERTANIAN , PLT SEKDA LAKUKAN RAPAT KOORDINASI DAN PEMBINAAN SDM

bkd.bondowosokab.go.id. Bidang pertanian menjadi salah satu fokus utama untuk terus dikembangkan. Sebagaimana target “RESOLUSI TUNTASS” Bupati Bondowoso yang berisi beberapa item target kinerja yang harus dicapai di tahun 2018 maka dipandang perlu untuk dilakukan percepatan beberapa target capaian   penting di bidang pertanian.

Rapat koordinasi optimalisasi kinerja SDM pertanian dilaksanakan di aula Sabha Bina Praja Pemkab Bondowoso (06/04) dihadiri oleh seluruh petugas lapangan yang terdiri dari tenaga penyuluh, medik, paramedik  veteriner dan petugas IB di lingkungan dinas pertanian kabupaten Bondowoso.

Membuka acara,  kepala dinas pertanian ( H. Munandar, SP,.MM), menyampaikan bahwa banyak target yang masih harus di kejar, kendati beberapa capaian penting sudah diraih seperti produk beras hasil  kawasan  pertanian organik di daerah Lombok Kulon Kecamatan Wonosari yang sudah tersertifikasi.

Dalam kesempatan ini Kadis pertanian juga meminta kepala Badan Kepegawaian Daerah untuk ikut memantau kualitas dan kinerja SDM penyuluh pertanian mengingat peran strategis penyuluh sebagai garda terdepan dan penggerak sumber daya pertanian baik dari sisi ketersediaan lahan maupun kualitas SDM pertanian.

 

Sementara itu. kepala BKD (Wawan Setiawan, SH,.MH) menyampaikan komitmen keberlanjutan peningkatan kualitas  layanan kepegawaian, “ Kami terus berkomitmen meningkatkan pelayanan administrasi kepegawaian, termasuk terhadap CPNS  tenaga penyuluh pertanian yang Insya Allah pada bulan Juni nanti akan meningkat statusnya menjadi PNS penuh, “ungkap kepala BKD.

Secara khusus kepala BKD memberikan apresiasi kepada tenaga penyuluh atas kinerja maksimal yang sudah didedikasikan sehingga berdampak langsung pada kesejahteraan petani. “Terimakasih  atas kinerja PPL yang hebat, atas perjuangan para penyuluh juga produk beras organik sudah menerima sertifikat internasional dan membawa harum nama Bondowoso di dunia Internasional, “ tutur kepala BKD.

Sebagaimana diketahui bahwa setelah diajukan sekian lama akhirnya beras organik  asal Bondowoso mengantongi sertifikat Internasional dari lembaga sertifikasi Control Union Certification, Belanda. Dengan sertifikasi tersebut maka peluang pasar eksport ke dunia internasional  menjadi kian terbuka.

Oleh karena itu kepala BKD menghimbau agar para petugas lapangan lebih fokus untuk meningkatkan kinerja dan profesionalisme agar capaian yang sudah diraih semakin dapat ditingkatkan dan dikembangkan.

Terkait dengan kinerja, Plt. Sekretaris daerah Kabupaten Bondowoso (Drs. Karna Suswandi,MM)  juga berpesan agar para tenaga lapangan terus meningkatkan kapasitas dan profesionalismenya. Plt. Sekda juga menyebut bahwa Resolusi Tuntass 2018″ membutuhkan komitmen bersama untuk diperjuangkan karena berimbas langsung kepada kesejahteraan masyarakat. “Bapak Bupati mendorong supaya setiap OPD melakukan inovasi, One OPD One Innovation, “ sebut Plt. Sekda. Sebab inovasi menjadi kunci reformasi birokrasi yang akan berimbas pada kualitas layanan masyarakat.

Menyikapi permintaan tambahan kesejahteraan melalui pemberian tunjangan tambahan penghasilan bagi tenaga lapangan, Plt. Sekda memerintahkan kepala BKD melakukan kajian komprehensif dan memperjuangkannya sebagai bentuk apresiasi atas kinerja tenaga lapangan selama ini. (Munir)

About munir

Lihat Juga

PLT. SEKDA PIMPIN MONITORING TINGKAT KEHADIRAN PNS PASCA LIBUR HARI RAYA 2018

bkd.bondowosokab.go.id. Monitoring tingkat kehadiran pegawai negeri sipil (PNS) di kabupaten Bondowoso hari ini berlangsung serentak. …