KA BKD. RESMI BUKA PELATIHAN DAN UJIAN NASIONAL SERTIFIKASI PENGADAAN BARANG DAN JASA.

bkd.bondowoso.go.id. Pelatihan dan ujian nasional  sertifikasi keahlian tingkat dasar pengadaan barang/jasa pemerintah di lingkungan pemerintah kabupaten Bondowoso resmi dibuka oleh kepala BKD (Wawan Setiawan, SH,.M.H)- (Senin, 4 September 2017).  Pelatihan dan ujian sertifikasi kali ini diikuti oleh 100 orang peserta dari hampir semua OPD (organisasi perangkat daerah) di lingkungan pemerintah Kabupaten Bondowoso.

Dalam laporannya, I Nengah Suwanda, S.Sos (Kabid Diklat)  mengatakan bahwa sampai saat ini jumlah personil yang sudah memiliki sertifikat sebanyak 217 orang sedangkan jumlah kegiatan yang dilaksanakan oleh seluruh OPD yang didanai dari APBD tahun 2017 kurang lebih sebanyak 1.100 kegiatan. “ Ini belum termasuk kegiatan yang didanai oleh APBD Propinsi dan APBN, dengan asumsi dalam 3 kegiatan butuh 1 PPK (Pejabat Pembuat Komitmen), maka diperlukan kurang lebih 366 personil yang seharusnya memiliki setifikat keahlian,” ungkap Suwanda.

Suwanda juga mengatakan bahwa sampai saat ini pelatihan dan ujian sertifikasi keahlian barang dan jasa sudah dilaksanakan sebanyak 3 kali dengan tingkat kelulusan yang masih rendah yakni 20%.

Seratus orang peserta pelatihan hari ini terdiri dari pejabat eselon III sebanyak 19 orang, pejabat eselon IV 47 dan unsur staf sebanyak 34 orang dengan kualifikasi pendidikan minimal jenjang D3. Masih sama seperti tahun- tahun sebelumnya, nara sumber/instruktur yang akan memberikan materi adalah berasal dari IAPI DPD Jawa Timur dan LKPP-RI Jakarta.

Kabid diklat BKD ini juga menyampaikan bahwa bagi peserta yang mengikuti ujian secara tertib,disiplin dan lulus ujian akan mendapat sertifikat keahlian yang berlaku seumur hidup dari lembaga kebijakan pengadaan barang dan jasa (LKPP-RI).

Dengan terselenggaranya diklat dan ujian ini diharapkan peserta dapat memahami peraturan Presiden nomor 54 tahun 2010 beserta perubahannya dan mempunyai kompetensi untuk melaksanakan pengadaan barang dan jasa secara benar.

Dalam sambutan pembukaan kepala BKD menyampaikan bahwa pelatihan dan ujian pengadaan barang dan jasa  ini penting. Pasalnya ini terkait dengan kompetensi ASN. “Sebagaimana amanah UU ASN, yang menjadi tolak ukur utama bagi ASN adalah tingkat kompetensinnya, disamping itu peningkatan kompetensi dalam bentuk diklat juga menjadi hak PNS sehingga jangan pernah lagi keberatan atau bahkan menolak tugas diklat,” tutur kepala BKD

Kepala BKD juga menyebut bahwa setidaknya ada tiga kompetensi yang harus dimiliki oleh PNS yaitu, kompetensi bidang, kompatensi manajerial dan sosio kultural. “Tiga kompetensi itulah yang akan menentukan eksistensi PNS ke depan,” ungkap kepala BKD.

Dalam kesempatan ini kepala BKD juga menyampaikan bahwa, BKD tengah dalam upaya keras untuk menjadi bagian dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance) sesuai dengan visi pemerintah kabupaten Bondowoso.

Pelatihan keahlian barang dan jasa dimulai hari ini sampai lima hari ke depan dengan jeda libur pada hari Jum’at dan ujian pada hari Sabtu mendatang dengan menggunakan alat bantu CAT (Commputer Assist Test) dan dilaksanakan secara keseluruhan di SMKN 1 Bondowoso. (Munir)

About munir

Lihat Juga

ASSESSMENT GELOMBANG III RESMI DIBUKA SEKDA

bkd.bondowosokab.go.id. Kegiatan assessment di lingkungan pemerintah  kabupaten Bondowoso kembali dibuka. Setelah tuntas 2 gelombang pada …