INILAH OPSI PENYELESAIAN UNTUK PENGANGKATAN JABATAN FUNGSIONAL GURU

BKD-Bondowoso-Inka, Menindaklanjuti permasalahan pengangkatan jabatan fungsional guru, hari ini (Senin, 18 Mei 2015) BKD kembali mengundang para guru yang terkendala proses penyesuaian ijazahnya. Sebanyak 37 staf yang diberi tambahan tugas mengajar hadir memenuhi Aula Gedung eks-Badan Diklat sejak pukul 08.00 WIB pagi tadi. Acara dibuka oleh Kabid Pengembangan dan Diklat (Sholikin, S.Pd.,M.Si.) dilanjutkan dengan pengarahan dari Kepala BKD (Wawan Setiawan, SH.,MH.). Rapat juga dihadiri oleh Kabid Mutasi (Alun Taufana Sulistyadi, S.Sos.) yang akan memberikan penjelasan teknis seputar tahapan proses penyesuaian ijazah dan penataan guru.


Dalam arahannya, Kepala BKD menghimbau beberapa hal terkait permasalahan penyesuaian ijazah ke jabatan fungsional guru. Salah satu diantaranya beliau mengingatkan bahwa PNS yang baik adalah PNS yang semua tindakannya harus berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku, termasuk pengangkatan ke jabatan fungsional guru yang seluruh prosesnya juga harus didasarkan pada aturan dan tidak boleh bertentangan dengan pola yang telah ditentukan oleh pemerintah pusat. Untuk itu, BKD Bondowoso berusaha mencari pola penyelesaian win-win solution.
Kepala BKD mengatakan bahwa untuk proses penataan pegawai yang akan dilakukan pada jabatan guru, pada akhirnya akan menghasilkan 4 keluaran, yaitu :
1. Bagi staf yang diberi tambahan tugas mengajar dan tidak melanjutkan pendidikan sesuai bidang yang diampu,
akan dialihtugaskan ke SKPD yang membutuhkan tambahan staf fungsioanl umum;
2. Bagi staf yang diberi tambahan tugas mengajar dan mempunyai ijazah linier dengan bidang yang diampu, akan
ditindaklanjuti untuk mengikuti proses penyesuaian ijazah ke jabatan fungsional guru;
3. Bagi staf yang diberi tambahan tugas mengajar dan mempunyai ijazah S1 Kependidikan tetapi tidak linier
dengan bidang tugas yang diampu, akan dipindahkan ke sekolah (SMP/SMA) yang membutuhkan tambahan guru bidang
studi tertentu; dan
4. Bagi staf yang diberi tambahan tugas mengajar dan berusia di atas 50 tahun (tidak bisa diangkat ke jabatan
fungsional guru), akan dialihtugaskan ke SKPD yang membutuhkan tambahan staf fungsioanl umum

Di akhir arahannya, Kepala BKD menghimbau agar para staf yang belum diangkat dalam jabatan fungsional guru dapat bersabar dan menunggu tahapan penyesuaian ijazah sesuai prosedur yang telah ditentukan. Staf yang diberi tambahan tugas mengajar dan mempunyai ijazah linier dengan bidang yang diampu akan diupayakan penyesuaian ijazahnya yang direncanakan akan dilakukan pada periode Oktober tahun ini. Beliau juga berpesan agar tidak ada pegawai yang mengeluh dengan SK Penempatan yang telah ditentukan. Semua pegawai harus siap ditugaskan di mana saja, itulah cerminan pegawai yang siap mengabdi pada negara dan masyarakat.
“Jangan pernah mengeluh karena penempatan. Di manapun kita ditempatkan, insya Allah di situlah tempat rezeki kita”, tutupnya dengan nada menghimbau. (Ahmad Oktabri W. – Pewarta BKD)

About munir

Lihat Juga

PLT SEKDA HADIRI SOSIALISASI PERATURAN KEPEGAWAIAN 2018 DI DUA KECAMATAN

bkd.bondowoso.go.id. Sosialisasi Peraturan Kepegawaian tahun anggaran 2018 kali ini terasa lebih istimewa. Pasalnya dalam dua …