GILIRAN MAESAN, TUAN RUMAH HUT KORPRI KE 46

bkd. bondowosokab.go.id. Rangkaian HUT ke 45 Korpri Kabupaten Bondowoso terus berlanjut. Hari ini (18/12) giliran kecamatan Maesan sebagai tuan rumah. Setelah  sepekan berlalu kegiatan serupa berlangsung di kecamatan Sukosari kini giliran kecamatan Grujugan, Tamanan dan Jambesari Darusholah.

Bertempat di pendopo kecamatan Maesan ratusan undangan yang terdiri dari jajaran pengurus Kopri kecamatan, Muspika kecamatan, Dharma Wanita Persatuan, kepala beserta perangkat desa dan ratusan anggota Korpri  di empat kecamatan bergabung dalam pertemuan yang dikemas dalam majelis pengajian dan sholawat.

Acara pengajian hari ini terasa lebih istimewa, pasalnya hadir juga Bupati Bondowoso selaku Pembina Korpri dan ketua DPRD sebagai mitra kerja pemerintah kabupaten Bondowoso.

Ikut bergabung dalam deretan tamu undangan antara lain  kepala Bank Jatim Cabang Bondowoso, Kepala Dinas Pendidikan, Kepala BKD, kepala dinas BPPKB, salah satu ketua Fraksi DPRD dan nara sumber utama ketua tanfidziyah PCNU Bopndowoso KH. Abdul Qodir Syam.

Dalam laporannya Sekretaris daerah sekaligus ketua dewan pengurus Korpri kembali mengingatkan seluruh anggota Korpri untuk senantiasa meningkatkan profesionalisme dan kinerja sehingga pelayanan publik menjadi semakin baik.

“Korpri akan terus berusaha membina dan mendorong anggotanya agar menjadikan  Panca Prasetya Korpri  sebagai pedoman dalam menjalankan tugas selaku Aparatur Sipil Negara, “ ujarnya.

Selain melaporkan rangkaian kegiatan yang sudah berlangsung selama beberapa pekan berjalan, Sekda Hidayat juga mewarning seluruh anggota Korpri untuk  menjaga marwah dan wibawa organisasi dengan bersikap professional dan netral.

“Mari kita jaga nama baik Korpri dengan menjunjung tinggi Netralitas dan menjadi perekat, menjadi pemersatu di tengah potensi perpecahan menjelang pilkada serentak tahun depan,” ungkap Sekda.

“Jadilah orang yang melek politik, salurkan aspirasi sesuai dengan hati nurani, karena semua anggota Korpri juga mempunyai hak pilih,” imbuhnya.

Pada kesempatan ini Sekda juga memaparkan beberapa prestasi dan capaian penting selama hampir sepuluh tahun kepemimpinan Bupati Bondowoso. Indeks Pembangunan Manusia yang melesat melampaui kebupaten Jember, kebijakan dibidang pertanian, perkebunan dan pariwisata yang terus dipacu, kegiatan Pendidikan kesetaraan berbasis desa, aneka inovasi yang berdampak nyata pada kesehatan dan angka kematian ibu dan bayi, agenda reformasi birokrasi yang terus diakselerasi dan banyak lagi rencana kegiatan yang keseluruhannya bermuara pada peningkatan kualitas layanan publik dan kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu Bupati (Drs. H. Amin Said Husni) kembali mengapresiasi kegiatan HUT Korpri. “Korpri adalah unsur pelaksana utama kebijakan pemerintah, Korpri adalah tulang punggung pemerintah, tanpa Korpri maka saya selaku Bupati tentu tidak akan bisa berbuat apa-apa,” tukas bupati.

Bupati kembali menegaskan bahwa keberhasilan pemerintahan bertumpu pada kinerja seluruh jajaran Korpri. “ Hari gini tidak cukup hanya mengandalkan kerja, namun kinerja menjadi faktor utama, keberhasilan sebuah kebijakan diukur dari outcome dan dampak nyata di tengah masyarakat”,” papar Bupati Amin.

Bupati juga memaparkan bahwa beberapa capaian prestisius yang sudah diraih adalah hasil kerja keras semua pihak. “Dulu kita selalu berada dalam urutan terbawah kabupaten termiskin dari 38 kabupaten/kota, hari ini kita pada peringkat kita 31 dari 38 kabupaten/kota,” ungkapnya.

Berbagai raihan prestasi yang sudah didapat, diperoleh dengan cara yang tidak mudah. Bupati juga menyebut bahwa selama kurun waktu kepemimpinannya angka kemiskinan turun dari angka 22,4% menjadi 14,9 %  disamping beberapa raihan prestasi yang diperoleh dari kerja keras seluruh ASN termasuk raihan opini WTP lima kali berturut-turut dari BPK RI dan penilaian sistim akuntabilitas kinerja pemerintah (SAKIP) dari CC menjadi BB.

“Tentu  kita tidak boleh berhenti sampai disini, Bondowoso ke depan membutuhkan pemimpin yang mampu berlari untuk mengejar banyak ketertinggalan dari kota lain,” pungkas Bupati Amin.

Kesempatan HUT ke 46 Korpri kali ini juga dimanfaatkan bupati untuk memberikan apresiasi atas dedikasi dan dukungan para anggota Korpri selama kebersamaan hampir sepuluh tahun berjalan. “Di HUT Korpri tahun depan saya tidak akan berdiri di podium seperti ini lagi, “ ungkap Bupati sembari menegaskan bahwa ini adalah hari terakhirnya bupati bergabung dalam kegiatan HUT Korpri.

“Terimakasih kepada seluruh anggota Korpri, karena tanpa ASN saya tidak akan berarti apa-apa, tiada gading yang tak retak, oleh karena itu secara pribadi saya mohon maaf yang sebesar-besarnya manakala ada salah dan kurang selama kebersamaan kita, “ ujar bupati Amin menutup pidatonya.

Didaulat berpidato pada giliran berikutnya, ketua DPRD (H. Ahmad Dhafir, SAP) menegaskan bahwa  kehadirannya dalam forum pengajian hari ini adalah merupakan bagian dari tugas ketua DPRD yakni mensosialisasikan semua keputusan DPRD selaku mitra pemerintah sekaligus menjalin silaturrahmi dan kekompakan . Menyikapi banyaknya pandangan negatif terhadap kegiatan serupa, orang yang lebih familiar dengan sebutan pak ketua ini menegaskan bahwa acara ini juga  merupakan upaya untuk memantapkan visi dan misi Bupati Bondowoso menuju masyarakat beriman, berdaya dan bermartabat.

Baca Juga : HUT Korpri di Kec Sukosari…ASN…

“Jangan saling menyalahkan, pandanglah sesuatu dengan obyektif, jangan menggunakan kacamata hitam sehingga menghalangi kemampuan kita untuk  menilai secara adil, “ ujar pak ketua syarat makna.

Sementara itu, KH. Abdul Qodir Syam kembali menjadi nara sumber utama. Dalam tausyahnya, petinggi  NU kabupaten Bondowoso ini kembali menegaskan pentingnya keimanan. “Baik atau tidaknya tindak tanduk dan perilaku seseorang itu tergantung dari kadar keimanan,” ungkapnya.

Setelah mengulas banyak hal terkait dengan peran manusia dalam lingkungan birokrasi dan sosial, KH. Abdul Qodir Syam menutup tausyah dengan memimpin do’a bersama yang diamini oleh seluruh undangan. (Munir)

About munir

Lihat Juga

BUPATI, AMBIL SUMPAH DAN LANTIK PENJABAT SEKRETARIS DAERAH

bkd.bondowosokab.go.id. Prosesi pengambilan sumpah dan pelantikan penjabat sekretaris daerah kabupaten Bondowoso usai sudah (Jum’at, 30/11). …