Breaking News

PENUH RAGAM PAKAIAN ADAT DHARMA WANITA PERSATUAN BKD PERINGATI HARI IBU ke 89

bkd.bondowosokab.go.id. Peringatan Hari Ibu (PHI) yang ke 89 tahun 2017 di BKD Bondowoso terasa unik. Pasalnya sesuai arahan kepala BKD seluruh karyawan selain Ibu-ibu yang wajib mengenakan pakaian nasional, kepala BKD mengintruksikan para  karyawan menggunakan pakaian adat/tradisional.

Tak pelak, pada hari ini suasana  serasa unik, karena karyawan BKD menggunakan pakaian adat dari berbagai daerah. Didominasi oleh pakaian adat Madura, Bali dan Betawi  seluruh karyawan BKD berkumpul di Aula Antapura Nayaka Wibawa.

Dalam sambutannya, kepala BKD menyampaikan bahwa peringatan Hari Ibu mempunyai peranan penting sebagai tonggak  sejarah bagi perjuangan kaum perempuan Indonesia dan  untuk    mengenang serta menghargai perjuangan kaum perempuan Indonesia yang telah berjuang dalam merebut kemerdekaan.

Adapun maksud dan tujuan diselenggrakannya peringatan hari Ibu antara lain adalah mewariskan nilai-nilai luhur dan semangat perjuangan yang terkandung dalam sejarah perjuangan kaum perempuan kepada seluruh masyarakat Indonesia, meningkatkan    kesetaraan    hak    dan kewajiban perempuan dan laki-laki dalam mewujudkan demokrasi yang partisipatif, meningkatkan    peran    serta    instansi pemerintah dan non pemerintah untuk menempatkan perempuan pada posisi pengambil kebijakan yang responsif gender dan meningkatkan peran perempuan Indonesia dalam setiap aspek kehidupan berkeluarga, bermasyarakat, berbangsa dan bernegara menuju pembangunan nasional yang berkelanjutan dan berkeadilan.

“Saya mengajak kepada para bapak untuk menghargai peran Ibu dan memberikan dorongan agar para Ibu mempunyai kesempatan yang sama, lebih berdaya dan mandiri,”ungkap kepala BKD.

Sementara terhadap para ibu, kepala BKD berpesan agar sebagai seorang isteri, dapat mendukung kegiatan suami, memberikan kepercayaan dalam mengamban tugas dan tanggungjawab kedinasan.

“Kalau suami sering pulang malam, bahkan pagi karena pekerjaan lembur, tolong jangan dicurigai, karena beban kerja di BKD ini memang lebih berat, apalagi kita selalu dituntut untuk selalu melakukan inovasi untuk perbaikan layanan kepada masyarakat,” tuturnya

Kepala BKD juga meminta agar momentum hari ibu dijadikan ajang evaluasi dan refleksi apakah para ibu sudah memposisikan diri sesuai fitrah yakni sebagai ibu rumah tangga kendati memiliki karir dan kesibukan yang sama dengan para suami.

“Sebagai anggota Dharma Wanita, jadilah ibu yang dapat menjaga keharmonisan rumah tangga, menjadi isteri yang senantiasa mendorong suami dalam mengemban tugas selaku aparatur negara. Jadilah perempuan yang tangguh, menjadi isteri yang dapat menopang sukses rumahtangga dengan tidak melupakan peran sejatinya sebagai pendamping suami yang baik, “ pungkas kepala BKD.  (Munir)

 

 

 

 

 

About munir

Lihat Juga

PENEGAKAN DISIPLIN DALAM PELAKSANAAN CUTI BERSAMA PNS 2018

BERIKUT KAMI SAMPAIKAN SURAT EDARAN MENPAN-RB TENTANG PENEGAKAN DISIPLIN DALAM PELAKSANAAN CUTI BERSAMA PNS 2018 …