HUT KORPRI DI KECAMATAN SUKOSARI : ASN HARUS BISA MENJAGA MARWAH KORPRI

bkd.bondowosokab.go.id.  Kegiatan HUT ke 46 Korpri kabupaten Bondowoso terus berlanjut. Acara yang dikemas dalam bentuk pengajian dan sholawatan kali ini berlangsung di kecamatan Sukosari dan melibatkan jajaran pengurus dan anggota di wilayah kecamatan Sumberwringin, Pujer, Tlogosari dan Kecamatan Ijen.(Senin, 11/12)

Kegiatan pada hari ini terasa lebih istimewa, pasalnya selain dihadiri oleh seluruh jajaran pengurus dan anggota di lima kecamatan, mejelis pengajian dan sholawat hari ini juga dihadiri oleh dua orang penting di kabupaten Bondowoso yakni Bupati Bondowoso (Drs.H. Amin Said Husni) selaku ketua Pembina Korpri dan Ketua DPRD kabupaten Bondowoso (H. Ahmad Dhafir, SAP).

Informasi yang diperoleh dari daftar hadir di meja panitia, acara hari ini dihadiri oleh kurang lebih 600 undangan yang terdiri dari anggota korpri, kepala desa beserta perangkat dan para tokoh masyarakat.

Tampak hadir mendampingi sekretaris daerah selaku ketua dewan pengurus Korpri antara lain asisten, kepala BKD dan beberapa kepala OPD lainnya bersama 5 orang camat selaku tuan rumah kegiatan.

Dalam laporannya, ketua dewan pengurus Korpri kabupaten Bondowoso menyampaikan bahwa masih banyak isu strategis yang menjadi tantangan ke depan. Sekda menyebut soal Indeks Pembangunan Masyarakat (IPM), Upaya peningkatan pendapatan perkapita melalui optimalisasi sektor pertanian, perkebunan dan pariwisata, angka lama sekolah dan agenda reformasi birokrasi harus terus dipacu.

“Bondowoso Republik Kopi” akan terus dikembangkan dengan terus mendorong keterlibatan masyarakat dari hulu sampai ke hilir sehingga berdampak nyata pada kesejahteraan masyarakat seiring dengan gaung Republik Kopi yang semakin mendunia,” paparnya.

Ketua dewan pengurus Korpri menyebut bahwa ke depan Korpri harus semakin professional seiring dengan tuntutan zaman. Korpri harus semakin melek teknologi dan menjadi pendorong pembangunan di kabupaten Bondowoso.

Menyambut tahun politik tahun 2018, kembali ketua dewan pengurus Korpri mengingatkan bahwa semua anggota Korpri harus dapat menjaga marwah Korpri dengan menjunjung tinggi netralitas dan profesionalisme.

“Jagalah Wibawa Korpri dengan bersikap professional dan tidak memihak……Jadilah perekat, pemersatu dan pangayom di tengah potensi keterbelahan masyarakat menjelang Pilkada Serentak tahun depan,” pungkas Ketua Dewan Pengurus.

Sementara itu, selaku ketua Pembina Korpri, Bupati Bondowoso mengapresiasi acara HUT Korpri yang dikemas dalam bentuk pengajian dan pembacaan sholawat bersama. Selain merekatkan ukhuwah dan mempererat tali silaturrahmi  acara seperti ini juga bermanfaat sebagai Pendidikan karakter bagi seluruh anggota Korpri. “Korpri adalah tulang punggung pemerintah, Korpri merupakan penggerak birokrasi yang menjalankan kebijakan dan melayani masyarakat,” Ujar Bupati.

Bupati juga menghimbau agar Korpri tanggap dengan tuntutan reformasi birokrasi, bukan hanya formalitas semata namun diharapkan betul-betul berdampak kepada masyarakat. “Harus ada outcome langsung yang dapat diukur dan dirasakan masyarakat sesuai dengan tugas pemerintah yang melayani, melindungi dan mengatur,” pungkas Bupati.

“Terimakasih atas dedikasi dan semua pengabdian selama kebersamaan hampir sepuluh tahun berjalan, tentu  tidak ada gading yang tak retak, oleh karena itu saya selaku pribadi mohon maaf yang sebesar-besarnya,” ungkap Bupati seraya menyabut bahwa pertemuan dalam rangka HUT Korpri kali ini adalah yang terakhir kalinya menjelang purna tugas.

Sementara itu ketua DPRD, H. Ahmad Dhafir, SAP mengingatkan peran penting ASN dalam menjaga keutuhan persatuan dan kesatuan masyarakat menjelang Pilkada. “Korpri dilarang terlibat secara langsung, dilarang menjadi tim sukses dan terlibat dalam kegiatan kampanye secara langsung,” ujar orang yang biasa disebut pak Ketua ini.  Namun ketua DPRD mengingatkan bahwa ASN mempunyai hak pilih yang dilindungi dengan undang-undang.

Pak ketua juga menyebut bahwa pengajian dan sholawatan juga merupakan ihtiar untuk memantapkan keimanan kita kepada Allah SWT sehingga dapat mempengaruhi keihlasan dan suasana kerja.

Mejelis pengajian dan sholawat pagi ini ditutup dengan tausyah oleh KH. Abd.Qodir Syam sekaligus memimpin do’a bersama untuk kemashalatan semua anggota Korpri Kabupaten Bondowoso. (Munir)

About munir

Lihat Juga

REGISTRASI FINGERPRINT SEGERA DIMULAI

bkd. bondowosokab.go.id. Registrasi PNS,  dengan mesin absensi elektronik segera dimulai.  Pasalnya implementasi rekam kehadiran berbasis …