Breaking News

DORONG PEMAHAMAN TERHADAP REGULASI, BKD GELAR SOSIALISASI TAHUN 2016

BKD.Bondowoso.Info. Meski beberapa regulasi tentang kepagawaian sudah diundangkan, namun pemahaman pegawai terhadap berbagai peraturan masih dirasa minim. Hal itu tercermin dengan masih tingginya angka pelanggaran disiplin dan kurangnya pengetahuan pegawai negeri sipil terhadap materi peraturan kepegawaian secara umum.

Sosialisasi kepegawaian dilaksanakan untuk mendorong pemahaman ASN terhadap paling tidak dua regulasi penting yakni Undang- undang tentang ASN (UU No. 5/2014) dan Peraturan Pemerintah Tentang Displin Pegawai (PP.53/2010).
Dalam era reformasi birokrasi semua ASN wajib mengerti betul soal paradigma baru tentang kepegawaian dan rambu- rambu yang sudah diundangkan. Pasalnya UU ASN menuntut semua pegawai untuk merubah paradigma lama menjadi lebih kompeten, melayani dan profesional.

Oleh karena itu dalam paparannya kepala BKD menyampaikan detil materi tentang UU ASN berikut konsekwensinya bagi ASN ke depan. Kepala BKD juga mendorong peserta rapat untuk menginventarisir semua jenis layanan, dan mencari peluang untuk meningkatkan kualitas. “ Mulai sekarang coba kita evaluasi, apakah dari semua jenis pelayanan masih ada yang bisa ditingkatkan, kalau ternyata pelayanan masih dirasa berbelit, lama dan ruwet segera lakukan inovasi untuk meningkatkan mutu pelayanan,” ujar Wawan Setiawan . Kepala BKD juga menjelaskan inovasi yang tengah berjalan di BKD dan sekarang sudah menjadi kebijakan daerah karena sudah didukung dengan perangkat lunak berupa Peraturan Bupati nomor 48 Tahun 2016 tentang Peningkatan Pelayanan Administrasi Kepegawaian.

Dalam kesempatan tersebut juga dijelaskan alur pelayanan kenaikan pangkat dan gaji berkala secara otomatis. Mulai Januari 2017 layanan kenaikan pangkat, berkala, pensiun, karis dan karsu sudah tidak melalui proses usulan karena semua pekerjaan prosedur pengusulan sudah diambil alih oleh aplikasi dan admin BKD.

Kapala bidang pembinaan dan kesejahteraan pegawai (Herlan, SH) menyampaikan materi tentang displin pegawai. Banyak hal yang belum sepenuhnya berjalan dalam hal penegakan disiplin. Banyak atasan langsung yang belum paham dan enggan menjatuhkan disiplin terhadap bawahannya. Padahal kelalaian dalam penjatuhan disiplin dapat mengakibatkan penerapan jenis didiplin yang sama terhadap atasan langsungnya.

Sosialisasi ditutup dengan tanya jawab seputar penerapan hukuman displin dan pemberlakuan mesin absensi terrintegrasi (Finger/ Face Print) yang rencananya akan diberlakukan tahun depan terkait juga dengan pemberlakuan tunjangan tambahan penghasilan kepada seluruh PNS. (Munir-BKD)

About munir

Lihat Juga

Verifikasi Berkas Dupak Diikuti 356 Pemangku Jabatan Fungsional

bkd.bondowosokab.go.id  Sebanyak 356 pemangku jabatan fungsional mengikuti kegiatan penilaian kinerja berupa verifikasi berkas kelengkapan Dupak …