BKN Agendakan Pelaksanaan Rakornas Kepegawaian 2016

BKD.Bondowoso. Info. Hajat besar BKN yakni Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Kepegawaian yang telah sukses dilakukan pertama kali pada tahun 2015 diupayakan akan juga digelar pada tahun ini. Sebagai event besar BKN, diharapkan Rakornas Kepegawaian yang akan digelar dapat dimanfaatkan untuk menggulirkan manajemen Aparatur Sipil Negara (ASN) yang baru. Pernyataan itu disampaikan Kepala BKN Bima Haria Wibisana saat memberi pengarahan pada Rapat Kerja Pemantapan Program dan Kegiatan BKN Tahun 2016, Rabu (6/1/2016).

Bima menjelaskan bahwa ada dua hal yang mendapat sorotan masyarakat dimana Manajemen ASN masih dianggap melakukan bad recruitment dan bad promotion. Buruknya dua proses tersebut disinyalir sangat erat kaitannya dengan praktek Korupsi, Kolusi dan Nepotisme. Menindaklanjuti hal itu, Bima merencanakan akan menggandeng Komisi Pemberantasan Korupsi dalam pelaksanaan Rakornas Kepegawaian tahun 2016. Pelaksanaan mekanisme Rakornas Kepegawaian sendiri masih dalam pembahasan bersama.

Pada kesempatan itu pula Bima mengingatkan dan mengajak para pejabat di lingkungan BKN terkait zona integritas untuk meminimalisir praktek-praktek KKN yang sering dimanfaatkan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab yang mengatasnamakan BKN. Sebagai langkah yang akan dilakukan BKN kedepan adalah dengan lebih memperketat akses ke berbagai unit sebagai antisipasi beredarnya para calo kepegawaian.

Selain Rakornas, pada kesempatan itu Bima juga menjelaskan terkait aplikasi yang dibuat BKN seperti e-Kinerja, e-office dan yang lainnya. Berbagai aplikasi tersebut merupakan bagian dari roadmap BKN dalam hal Information and Communication Technology (ICT). Raker ini diikuti oleh seluruh Pejabat Pimpinan Tinggi Madya dan Pratama di lingkungan BKN Pusat maupun Regional.(Sumber : Humas BKN )

About munir

Lihat Juga

PLT SEKDA HADIRI SOSIALISASI PERATURAN KEPEGAWAIAN 2018 DI DUA KECAMATAN

bkd.bondowoso.go.id. Sosialisasi Peraturan Kepegawaian tahun anggaran 2018 kali ini terasa lebih istimewa. Pasalnya dalam dua …