SAFARI SOSIALISASI KORPRI BERAKHIR DI KEC SUMBERWRINGIN

BKD-BONDOWOSO.Info. Rangkaian acara HUT ke 44 Korp pegawai republik Indonesia kabupaten Bondowoso berakhir di Kecamatan Sumberwringin. Dua Kecamatan sekaligus mendapat kesempatan terakhir sebagai tuan rumah sosialisasi Korpri 2015 (Selasa, 01/12). Kecamatan Sempol mendapat giliran pada sesi pagi sebelum keseluruhan tim merapat di kecamatan Sumberwringin.

DPP Korpri Bondowoso melaksanakan sosialisasi pertama dengan menghadirkan sekretaris DPP Korpri Propinsi dan Sekretaris BKD Propinsi Jawa Timur sekitar lima bulan yang lalu. Hadir dalam sosialisasi pertama ini adalah Bupati Bondowoso dan seluruh jajaran pengurus serta anggota Korpri se wilayah Kabupaten Bondowoso.
Dalam laporan pembukaan, ketua DPP Korpri menyampaikan poin penting rangkaian pelaksanaan kegiatan HUT Korpri yang akan berlangsung sepanjang beberapa bulan ke depan. Sejarah berdirinya Korpri dengan segala dinamikanya juga dipaparkan secara singkat.

“Melalui kesempatan ini saya berharap,kepada semua jajaran Korpri untuk lebih bisa menjaga jiwa korsa, ikatan senasib seperjuangan dan membangun solidaritas serta kerja sama, bukan dalam hal kemunkaran tapi dalam hal- hal positif dalam pelaksanaan tugas sehari-hari,” ungkap Bupati Amin sekaligus membuka secara resmi acara sosialisasi.
Kecamatan Kota Bondowoso mendapat giliran kedua sebagai tuan rumah. Dihadiri kurang lebih 200 undangan jajaran pengurus dan anggota Korpri, ketua DPP menyampaikan banyak informasi penting terutama terkait eksistensi Korpri pasca kelahiran UU ASN.

Selanjutnya sosialisasi dilaksanakan secara bergilir di kecamatan lainnya sampai tiba giliran terakhir di kecamatan Sempol dan Sumberwringin pada hari yang sama.
Dalam tiap paparannya ketua DPP Korpri mengingatkan kepada seluruh pegawai untuk selalu meningkatkan kemampuan dengan cara belajar. Sebab UU ASN mengedepankan nilai-nilai kompetensi, kapasitas, integritas, displin dan moralitas. “Sebagai bagian dari ASN kita harus mempunyai kesiapan SDM dalam menyambut tantangan ke depan yang semakin berat, terutama dalam menyambut globalisasi dan pasar bebas asia,” ungkap sekda Hidayat.
Dalam setiap kunjungannya Sekda Hidayat juga selalu menyampaikan pesan bahwa, seluruh pegawai se wilayah kabupaten Bondowoso harus netral. “Kita tidak boleh berpolitik, tapi harus mengikuti proses politik yang ada, “katanya.
Sementara itu Wawan Setiawan, SH,.MH selaku kepala BKD yang menjadi nara sumber tetap dalam safari sosialisasi menjadi pemateri tentang ASN. Persoalan paradigma baru pasca diberlakukannya UU ASN dikupas habis dan mendapat perhatian serius seluruh peserta rapat.

Pasalnya banyak informasi terkait peningkatan kesejahteraan, sistem penggajian baru dan tunjangan pensiun ASN yang akan diberlakukan. “Ke depan senioritas bukan diukur dari tingginya pangkat, melainkan dari kinerja pegawai, semakin baik kinerja pegawai tentu akan berdampak pada peningkatan penghasilan“ ungkap Wawan dalam salah satu kesempatan.

Sebagai materi pamungkas adalah penjelasan umum tentang lembaga konsultasi dan bantuan hukum (LKBH) yang beberapa waktu lalu digagas pembentukannya oleh ketua DPP Korpri Bondowoso. Penampilan kepala KBPP, Achmat Prayitno selalu menjadi perhatian karena diselingi dengan kelakar lucu dan selalu mengundang gelak tawa peserta.
Memasuki akhir acara, ketua DPP berkesempatan memberikan tali asih berupa uang kepada 5 orang pegawai golongan I dan II serta fakir miskin di wilayah kecamatan Sumberwringin. Pembagian souvenir cantik dan hadiah berupa tabungan senilai Rp. 250.000 untuk beberapa peserta yang beruntung tetap menjadi agenda penutup yang ditunggu oleh seluruh peserta. (Munir – BKD)

About munir

Lihat Juga

UPDATE DATA SIMPEG DAN BEZZETING, BKD UNDANG SELURUH OPERATOR OPD

bkd.bondowosokab.go.id. Data seluruh ASN Bondowoso dalam Sistem Informasi Kepegawaian (SIMPEG) harus selalu dimutakhirkan, disesuaikan keadaan …