BERADU KONSEP, 6 CALON JPT LALUI SESI PRESENTASI

BKD.Bondowoso.Info. Sesi lanjutan tes kompetensi bidang hari ini (18/12) berlangsung pagi hingga petang. Hari ini adalah sesi lanjutan dari sesi sebelumnya yakni sesi presentasi yang telah disusun oleh masing- masing peserta dengan mengandalkan kemampuan mengingat materi makalah yang telah dibuat kemarin.

Acara berlangsung di ruang kerja sekretaris daerah selaku ketua pansel. Dalam sambutan pembukaan kembali ketua pansel mengingatkan bahwa seluruh tahapan akan dilakukan secara transparan sesuai dengan aturan yang berlaku.

Tampil sebagai nomor urut pertama adalah calon JPT dari Probolinggo (dr. Siti nurul Qomariah, M.Kes), yang kebagian mengupas persoalan penyakit menular dan penanganannya. Dalam presentasi singkatnya peserta pertama ini banyak memberikan solusi alternatif dengan optimalisasi empat pilar kesehatan yakni upaya promotif, preventif, kuratif dan rehabilitatif.

drg. Rahardjanti kebagian nomor urut 2 dan mengupas persoalan gizi masyarakat. Dalam paparannya peserta nomor urut dua ini juga menawarkan solusi dengan cara meningkatkan promosi gizi, kerjasama lintas sektor, peningkatan frekuensi promosi kesehatan dan banyak solusi lain untuk mengatasi persoalan gizi masyarakat. “Untuk mengatasi persoalan gizi masyarakat tidak harus mahal, yang penting bagaimana memberikan pengertian kepada masyarakat akan pentingnya makanan bergizi untuk kesehatan,” paparnya.

Giliran calon JPT yang ketiga adalah drg. Ratna Saridewi. Dokter gigi yang tengah bertugas di salah satu puskesmas di Bondowoso ini kebagian topik kesehatan ibu dan anak. Beberapa solusi untuk menurunkan angka kematian ibu dan anak disampaikan secara detil dan sistematis.

Setelah diberi waktu istirahat untuk melakukan aktifitas ibadah sholat jum’at, giliran Drs. Mohammad Ridwan, A.Pt., MM memasuki ruangan. Peserta yang satu ini tampak sangat menguasai persoalan manajemen SDM tenaga kesehatan. Dalam presentasinya peserta ke empat ini mengidentifikasi aneka persoalan masalah pengelolaan tenaga kesehatan. M. Ridwan banyak memberikan ide segar, inovasi kebijakan dan beberapa solusi alternatif untuk mengatasi defisit tenaga kesehatan di wilayah kabupaten Bondowoso.

dr. Mohammad Imron, M.M.Kes yang mempunyai pengalaman luas mengelola dinas kesehatan mendapat jatah mengupas persoalan kualitas akses pelayanan kesehatan. Dalam paparanya beliau menyampaikan bahwa kualitas pelayanan kesehatan berkaitan dengan SDM, sarana/prasarana, aksesibilitas pelayanan kesehatan, anggaran dan regulasi. dr. Imron juga banyak memberikan solusi terhadap persoalan kualitas pelayanan kesehatan yang dianggap masih perlu ditingkatkan terutama di wilayah pinggiran.

Peserta terakhir (dr. Moch. Jasin, M.Kes) mendapat jatah mengupas upaya penyehatan lingkungan. Sama seperti peserta sebelumnya, dokter yang bekerja di RSU Koesnadi Bondowoso ini juga menawarkan konsep ideal penyehatan lingkungan dengan optimalisasi peran tenaga kesehatan.

Tampak semua calon JPT tampil all out. Banyak kosep baru lahir dan beberapa inovasi pelayan publik di bidang kesehatan muncul ke permukaan.

Suasana ruangan terasa begitu serius, apalagi pada tiap akhir presentasi ketua pansel, sekretaris dan tiga anggota lainnya secara bergantian menghujani penyaji dengan aneka pertanyaan kritis dan menukik kepada permasalahan ril di masyarakat. Praktis setiap penyaji menghabiskan waktu lebih dari satu jam.

Sesi presentasi ini diharapkan akan memberikan gambaran kemampuan mengusung konsep dan teori, kemampuan berbicara, mengajukan materi secara sistematis dan kemampuan teknik penyajian secara keseluruhan. Disamping itu, kemampuan mengendalikan emosi, penguasaan persoalan detil di bidang kesehatan dan kemampuan menjawab tantangan persoalan di bidang kesehatan ke depan dapat dinilai secara obyektif.

Selanjutnya semua peserta akan menunggu hasil keputusan pansel yang akan diumumkan dalam waktu dekat. Dan bagi yang memenuhi grade yang sudah ditentukan akan melaju ke babak berikutnya yakni tahapan tes kemampuan manajerial yang rencananya akan dilaksanakan di salah satu perguruan tinggi ternama di Jawa Timur (Reporter BKD)

About munir

Lihat Juga

UPDATE DATA SIMPEG DAN BEZZETING, BKD UNDANG SELURUH OPERATOR OPD

bkd.bondowosokab.go.id. Data seluruh ASN Bondowoso dalam Sistem Informasi Kepegawaian (SIMPEG) harus selalu dimutakhirkan, disesuaikan keadaan …