ATENSI DARI SEKDA , PENGANGKATAN JABFUNG TENAGA PENDIDIK HARUS DIPERCEPAT

BKD.Bondowoso.Info. Sekretaris Daerah Kabupaten Bondowoso (Drs.H. Hidayat,.MSi) memberikan atensi khusus terhadap percepatan pengangkatan jabatan fungsional guru. Pasalnya moraturium rekrutmen CPNS cukup berdampak serius terhadap rasio kecukupan tenaga pendidik di kabupaten Bondowoso. Defisit jumlah tenaga pendidik menjadi sulit teratasi jika tidak ada terobosan kebijakan yang mendukung percepatan pengangkatan tenaga fungsional.

Di samping itu upaya percepatan pengangkatan dalam jabatan fungsional tenaga pendidik juga merupakan tindak lanjut dari kebijakan pemerintah daerah dalam menjawab keluhan dari sebagian besar institusi pendidikan di berbagai tingkatan yang mengeluhkan defisit tenaga fungsional. Sebagaimana diketahui bahwa percepatan pengangkatan guru fungsional pernah direkomendasikan oleh Bupati dalam acara safari pendidikan di EDC (Education Development Center) Bondowoso beberapa pekan yang lalu.

Dalam laporannya, kepala BKD (Wawan Setiawan,SH,.MH) menyampaikan bahwa sesuai dengan surat edaran Sekretaris Daerah yang sudah disampaikan beberapa saat yang lalu, seharusnya usulan pengangkatan tenaga fungsional guru yang sudah memenuhi syarat sudah diterima oleh BKD. Namun sampai saat ini jumlah data yang masuk masih sangat minim. Disampaikan juga bahwa tahun ini direncanakan akan dilaksanakan ujian dinas bagi sekitar enam puluh PNS yang memenuhi syarat.

Forum rapat koordinasi di aula Antapura Nayaka Wibawa BKD Bondowoso (21/04) dihadiri oleh lebih dari seratus kepala UPT Diknas, kepala sekolah SMA dan SMK di lingkungan pemkab Bondowoso. Sekda Hidayat memaparkan bahwa pemerintah daerah tengah berada dalam kondisi dilematis. “Kita dihadapkan pada dua persoalan pelik , di satu sisi jumlah pensiun tiap tahun cukup besar, di lain pihak ada kebijakan pusat yaitu larangan rekrutmen atau moraturium PNS,” ungkap Sekda dihadapan peserta rapat.

Sekda memaparkan bahwa tahun 2015 pemkab Bondowoso telah mengajukan cukup banyak formasi kebutuhan pegawai kepada KemanPan-RB. Namun keinginan untuk menambah jumlah pegawai ternyata bertabrakan dengan kebiajakan pusat yang justru menghendaki pengurangan jumlah/ rasionalisasi PNS.

Oleh karena itu untuk mengurangi defisit khususnya tenaga pendidik Sekretaris Daerah menghendaki agar segera dilakukan inventarisasi terhadap pegawai yang sudah memenuhi syarat namun belum diangkat dalam jabatan fungsional untuk segera dituntaskan.

Beberapa persoalan internal dilingkungan dinas pendidikan juga sempat menjadi sorotan Sekretaris Daerah terutama terkait dengan trend pelanggaran disiplin dan kasus perceraian yang cenderung meningkat. “Saya menghimbau kepada semua yang hadir agar secara berkala dilakukan briefing dan pembinaan kepada PNS di lingkungan kerja masing- masing untuk menekan terjadinya persoalan baik yang berhubungan dengan disiplin, masalah keluarga, moralitas dan kinerja PNS,” tutur Sekda.

Dalam kesempatan ini Sekretaris Daerah juga menyampaikan bahwa dalam waktu dekat akan dicanangkan Gerakan Terpadu Bersih-bersih Prostitusi dan Narkoba (Gerdu Bersinar) yang merupakan ide dari Bupati Bondowoso. Oleh karena itu Sekda menyampaikan bahwa tindak lanjut dari kegiatan tersebut akan ada tes/ pemeriksaan narkoba di kantor/ SKPD terpilih.

Pada akhirnya kepala BKD meminta kepada semua kepala UPT dan kepala sekolah agar secepatnya melakukan pendataan terhadap PNS yang memenuhi syarat untuk disampaikan secara berjenjang ke Dinas pendidikan dan BKD.

“Saya minta dengan hormat supaya bapak ibu memfasilitasi percepatan pengangkatan dalam jabatan fungsional dengan melakukan pendataan secepatnya dan usulkan secara resmi ke Diknas dalam waktu satu minggu ke depan,” himbau kepala BKD.

Sedangkan sejumlah persyaratan yang ditetapkan untuk pengangkatan jabatan fungsional antara lain adalah pangkat paling kurang Penata Muda (IIIa), memiliki ijazah S.1 sesuai dengan bidang tugas yang diampu dan usia paling tinggi 50 tahun.

Untuk rencana kegiatan penyesuaian ijazah pihak kepala sekolah/kepala UPT juga diminta segera mendata staf yang mendapatkan tugas tambahan mengajar yang memiliki pangkat Pengatur Tingkat I (IId) ke bawah. (Munir –BKD)

About munir

Lihat Juga

UPDATE DATA SIMPEG DAN BEZZETING, BKD UNDANG SELURUH OPERATOR OPD

bkd.bondowosokab.go.id. Data seluruh ASN Bondowoso dalam Sistem Informasi Kepegawaian (SIMPEG) harus selalu dimutakhirkan, disesuaikan keadaan …